PEMBERITAHUAN : PERMOHONAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI MELALUI APLIKASI LAYANAN ANTRIAN ONLINE, SILAHKAN AKSES WEB https://antrian.imigrasi.go.id ATAU DOWNLOAD DI PLAYSTORE UNTUK PENGGUNA SMARTPHONE ANDROID

Imigrasi Tasikmalaya Gelar Penguatan Peran Intelijen

Kementerian Hukum Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya menggelar rapat koordinasi penguatan peran intelijen keimigrasian yang tergabung pada Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA). Rakor digelar di salah satu hotel di Kabupaten Pangandaran, Jumat (21/09/2018).
 
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Provinsi Jawa Barat, Dedi Setiana, mengatakan, pemberian pemahaman penguatan peranan intelijen keimigrasian bertujuan untuk memahami situasi dan kondisi lapangan mengenai geografis dan demografis yang sering terjadi di lokasi tersebut.

“Kegiatan apa yang paling menonjol, apakah di situ ada orang asing. Ini salah satunya yang harus dimiliki oleh seorang intelijen yang tergabung di dalam Timpora khususnya keimigrasian,” papar dia. Menurutnya, secara teknis dasar, dirinya meyakini para intelijen keimigrasian sejak awal masuk ke Imigrasi sudah paham dan tidak diragukan lagi.

“Koordinasi intelijen keimigrasian dengan instansi terkait sudah berjalan dengan baik. Contoh ketika ada laporan orang asing masuk ke wilayah hukum Imigrasi tidak sesuai dengan maksud dan tujuan visanya. Imigrasi Tasik tak menunda-nunda, langsung turun menangani dan melakukan penindakan sesuai dengan kewenangan terutama mengenai Izin Tinggal Terbatas (KITAS), Izin Tinggal Tetap (ITAP) dengan batas waktu yang sudah ditentukan oleh peraturan  keimigrasian,” terang Dedi.

Menurutnya, sinergitas dalam wadah seperti Timpora menganalisa bersama setiap permasalahan agar semua stakeholder punya tugas dan fungsi yang sama, namun disaat pelaksanaan memiliki solusi dalam menyelesaikan satu peristiwa, agar efeknya dapat terminimalisir.

Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya Sugiono, mengungkapkan, semakin sering dilakukan kegiatan serupa maka akan lebih bagus, sehingga ketika ada satu peristiwa berkaitan dengan Imigrasi terutama tentang orang asing dapat lebih cepat dan lebih awal dilaukan penindakan sesuai dengan yang tertuang didalam peraturan perundang-undangan.

“Artinya, kegiatan penguatan intelijen ini, selain menjadi sebuah keuntungan dalam menambah ilmu juga menambah keuntungan untuk menambahkan informasi dalam melakukan tindakan pengawasan terhadap warga negara asing di wilayah hukum Imigrasi kelas II Tasikmalaya,” ujar Sugiono.

Dia menuturkan, meskipun sokongan anggaran untuk semua kegiatan dinilai kurang namun pihaknya berupaya mengoptimalkannya. “Nanti di tahun berikutnya untuk memenuhi berbagai kegiatan khususnya di bidang Wasdakim kita akan mengajukan lagi agar lebih optimal,” tandasnya. (Edi Mulyana)

Sumber:  https://www.cakrawalamedia.co.id/kantor-imigrasi-tasik-gelar-penguatan-peran-intelijen/

Berita Terkait